Sabtu, 30 Juli 2011

Keliling Sanggar Dan Butik Pengantin Di Jakarta (Part 2)

Sesuai dengan janji gue beberapa minggu lalu, gue akan me-review vendor-vendor kebaya dan tata rias pengantin yang udah gue kunjungi dalam beberapa bulan terakhir ini. Di postingan sebelumnya udah gue bahas Miarosa, Rumah Mode Yani’s, Sanggar Diamond, dan Berkat Kebaya by Devina Shanti.

Nah kali ini gue akan me-review Ancha Ady, Lace Butik, Anggun Busana, dan Sanggar Liza. Sekali lagi, harapan gue adalah semoga bisa sedikit membantu capeng-capeng lain diluar sana yang sedang mempersiapkan pernikahannya. Yah meskipun penilaian gue ini sifatnya subyektif sih ya. Karena gimanapun kan semuanya kembali ke selera masing-masing.

Okelah kalau begitu, kita mulai dengan….

1. Ancha Ady

Butiknya ada di kawasan Cinere, nggak begitu jauh lah dari tempat tinggal gue yang di Jagakarsa. Jadi yaudah iseng-iseng gue, nyokap gue, adik gue, dianter sama sopir gue meluncur kesana.

Butiknya sendiri gabung sama salon. Jadi salonnya ada di lantai bawah, butik kebaya ada di lantai atas.

Dan penilaian gue tentang kebaya-kebayanya adalaaaah….. 9! Almost perfect! Semua koleksi yang dipajang di manekin bagus-bagus! Bikin gue kalap pada waktu itu. Hehehe… Untunglah waktu gue dateng itu kan udah sore, jadinya emang udah sepi. Jadilah gue bebas bernorak ria sementara mbak yang mengantar gue ke lantai atas sedang turun ke bawah. Hihihi….

Gue naksir banget sama salah satu kebayanya yang warna ungu. Model ekor panjang menyapu lantai kira-kira satu meteran lah. Detil kebayanya gue agak lupa coz udah agak lama sih ya gue kesana. Pokoknya bagus banget intinya.

Dan seperti yang udah diduga, ketika si mbaknya naik ke atas dan nyodorin daftar harga, gue nggak terlalu kaget dengan nominal yang tertera. Untuk kebaya resepsi kisarannya 4,5-7,5 juta. Dan feeling gue, kebaya-kebaya di manekin itu pastilah menyandang harga paling tinggi (ada juga kebaya-kebaya di lantai bawah, yang sudah agak lama). Dan itu belum sama beskap pengantin pria yang kisaran harganya 1,5-3 juta. Waktu itu ownernya (Mas Ancha) emang lagi nggak ada di tempat, jadi gue nggak bisa tanya harga untuk kebaya tertentu.

Mereka juga sedian paket-paketan. Tapi didalamnya nggak termasuk para among tamu dan penerima tamu. Cuma busana dan make-up pengantin, dan busana para ortu. Beskap among dan rias among beda lagi. Hufh… belum ngitung aja udah capek hati.

Sementara untuk make-up pengantin 1x+aksesoris kena 5juta (ini harga tahun 2011 lho ya). Kalau ambil rias 2x (akad & resepsi) plus aksesoris itu kena 8 juta. Hmm.. sebenarnya untuk make-up sih nggak terlalu mahal dibanding sanggar lain. Hasil riasannya juga bagus-bagus dan halus. Tapi rias saudara, among dan penerima tamunya itu lho… mahal. Kena 350rb. Nah kalau 350x20 orang? Sama dengan banyak! Gue lebih prefer ke sanggar yang udah sediain paketan sama rias among dan penerima tamu. Karena among tamu mesti 10-12 pasang (mengingat banyaknya undangan yang hadir), dan penerima tamu minimal 6 orang. Jadi ya sudahlah, kita cari tempat lain. Bye bye kebaya unguuuuuu…. Hihihi….

Ini contoh riasannya.

lihat detaillihat detaillihat detaillihat detail


Alamat: Jl.Cinere Raya No:21 Jakarta Selatan Telp :021-7546744/081574766900


2. Lace Butik

Sebenarnya nggak banyak yang bisa gue ceritakan tentang butik ini. Karena waktu gue datang kesana, tempatnya udah tutup. Tapi meskipun begitu, kita tetap dipersilahkan masuk.

Dan pas masuk, ada anjing segede gaban yang nangkring di garasi. Hehehe… Anjingnya sih lucu banget, ga tau jenis apa, pokoknya kayak yang di film Hachiko gitu deh. Dia nyamper-nyamperin gitu kayak pengen kenalan (untungnya tuh anjing di rante), tapi namanya gue nggak pernah berinteraksi dengan anjing, jadilah gue cuma bisa memandangi dari jarak aman, berpikir kalau seandainya agama gue tidak menajiskan air liur anjing, dan berkhayal kalau seandainya yang namanya anjing ngga punya gigi (jadi gak bisa gigit).

Yeah, back to topic.

Gue dikasih liat beberapa koleksi kebayanya. Dan itu bagus banget. Meski kalau gue bilang sih, masih lebih bagus di AA. Tapi karena gue nggak liat semua koleksinya, cuma sekita dua atau tiga biji yang gue liat, so gue nggak bisa kasih penilaian. Yang jelas, mereka patok harga sewa kebaya diatas enam juta. Dan gue nggak tahu itu udah sama beskap atau belum.

Waktu gue kesana sih, gue nggak tahu harga riasnya berapa. Secara yang melayani gue waktu itu tidak tahu menahu (owner dan marketingnya udah pulang). Tapi beberapa hari kemudian gue sempet smsan sama ownernya, dan dia kasih harga 15 juta untuk sepasang busana pengantin dan riasnya. Dan itu cuma satu kali.

Helloooooooo, apa kabarnya penerima tamu, among tamu, baju ortu, rias ortu, dan lain laiiiin?? Dan emangnya gue cuma ganti baju dan rias sekali? Akad nikah, resepsi siang, dan resepsi malam… 3 kali bo’, 3 kali! Hiks…

Meskipun mungkin harga tersebut masih bisa ditawar, tetep aja starting harga segitu terlalu tinggi (buat gue, hehehe…). Dengan 3x rias dan ganti baju, serta tetek bengek among, penerima tamu dll bisa-bisa menyentuh kepala 4! Tidaaaaaaaaaaakkk!

Ya sutralah, gue menjelajah lagi ke butik lain yang lebih reasonable. Lagipula, butik ini spesialis modern/nasional deh. Sementara gue kan maunya tradisional. Sundanese bridal. Gue mau resepsi siangnya pake mahkota siger, suami gue pake blangkon, para bapak juga pake blangkon. Yah pokoknya untuk resepsi siang maunya tradisional Sunda. Baru resepsi malamnya lebih ke nasional.

Alamat: Jl. Saraswati Ujung no.7 Cipete Utara Jak-sel No.tlp 021-7200429/021-92871720


3. Anggun Busana

Butik ini letaknya sangat strategis, di Arteri Pondok Indah. Pokoknya kalo dari arah pondok Indah tinggal lurus lewatin lampu merah. Gampang banget deh tempatnya.

Nggak banyak juga yang bisa gue ceritain mengenai butik ini. Pertama, harga emang terjangkau. Nggak jauh beda sama Sanggar Diamond. Tapi nggak ada kebaya yang sreg di hati gue. Sementara riasannya juga (menurut gue) biasa banget. Tapi enaknya disana, ada kebaya buat para among tamu wanita. Sanggar lain kan biasanya cuma sedian rias dan kainnya aja. Tapi ya koleksinya juga nggak banyak. Cuma ada 3 model waktu itu kalo nggak salah. Dan harga sewanya 150 rb. Hmm.. mending jait sendiri sih kalo gue bilang mah. Harganya ga jauh beda, tapi jadi hak milik, kan lebih enak? Lagipula, buat para among tamu wanita, kadang ada yang badannya besar banget, jadi takut size-nya susah. Jadi ya mending bikin sendiri sih.

Alamat: Jl. Sultan Iskandar Muda no.20 Arteri Pondok Indah Kebayoran Lama Jak-Sel Tlp: 021-7294430/08158195365 (Nina)


4. Sanggar Liza

Ini dia sanggar jagoan gue. Dari awal liat portfolionya gue udah tertarik. Banyak banget contoh riasan mereka di websitenya maupun di facebook (selalu up to date hampir setiap hari). Wajar, karena mereka kabarnya menangani 10-20 pengantin setiap bulannya. Beberapa seleb juga mempercayakan tata riasnya pada sanggar ini. Buat gue, itu aja udah jaminan kalau kualitas mereka nggak perlu dipertanyakan.

Seperti yang gue bilang sebelumnya, gue mau pernikahan gue semi adat. Karena gue pakai adat sunda, jadi rasanya sanggar ini emang cocok dengan yang gue mau. Siger mereka bagus-bagus, dan terutama riasannya, cantik dan manglingin banget!

Terlebih lagi, mereka sediain paket komplit sama among dan penerima tamu. Pilihan paketnya pun banyak. Ada paket resepsi, dan paket akad resepsi. Dan itupun terbagi lagi jadi beberapa pilihan. Harga paket dari 12,5 juta-16,5 juta (tahun ini). Spesifikasinya apa aja bisa diliat di websitenya ya. Untuk price list bisa langsung tanya di kolom ask price listnya, dan mereka pun biasanya langsung kirim pl ke email kita.

So, karena gue ada penambahan resepsi 1 x lagi (resepsi gue dari siang sampai malam rencananya), jadilah ada beberapa penambahan tetek bengek pula dari paketan yang kita ambil. Seperti baju pengantin dan tata riasnya, dan rias ibu. Tapi it’s ok, untuk sewa kebayanya mereka ga mematok harga terlalu tinggi (meski kita nggak bisa ambil sewa kebaya aja kalau nggak sama rias), jadi sanggar ini lebih reasonable dibanding yang lainnya, dengan kualitas yang (kata orang-orang) mantabh tenan.

Kalau bicara soal harga, emang sanggar lain seperti Diamond dan Miarosa harganya dibawah Sanggar Liza ini. Tapi sekali lagi, ini soal selera. Menurut gue Miarosa atau Diamond lebih ke nasional. Dan untuk koleksi kebayanya pun standar-standar. Sementara di Sanggar Liza, untuk pengantin Sunda mereka emang ‘megang’ banget. Dan kebayanya cantik-cantik! Meskipun untuk kebaya-kebaya yang super exclusive emang harus berani merogoh kocek lebih dalam, tapi menurut gue sih masih sangat reasonable dibanding butik lain (tapi sekali lagi, sanggar ini gak bisa sewa kebaya aja, mesti ambil paket riasnya minimal).

FYI aja nih ya, belakangan ini banyak kebaya koleksi terbaru dari Sanggar Liza. Coba liat di album-album fashion shownya. Dan kabarnya, Mbak Fitri sekarang ini lagi ngedesain kebaya beludru lagi. Hiks… apa tanggal pernikahan gue udur aja ya demi pake kebaya-kebaya terbaru itu? Hahahaha…

It’s oke, kebaya-kebaya yang gue pilih pun udah buagus-buagus kok, bikin gue makin nggak sabar pengen cepet-cepet hari H! Hahaaaayy…..! ^_^’

Insyaallah, inilah Sanggar pelabuhan gue. Hehe… mudah-mudahan nanti hasilnya emang sebagus yang orang bilang, dan nggak mengecewakan. Rencananya untuk akad, gue dirias sama Mba Reny. Dan riasan gue bongkar lagi untuk resepsi siang jam 2 (karena space waktu yang lumayan jauh makanya nggak di retouch) dan dirias sama Mba Fitri (pengen banget dirias sama tangan dinginnya Mbak yang udah terkenal jago ini). Untuk resepsi malamnya retouch sama Mbak Reny.

Seperti rencana, untuk resepsi siang gue pengen pake siger. Awalnya sempet ragu. Emangnya pantes ya yang berjilbab kayak gue pake siger? Apa nggak jadi ‘bagol’ tuh kepala? Hihihi…

Tapi setelah gue liat gambar pengantin lain, ternyata nggak masalah tuh. Malah di edisi majalah Noor bulan lalu, modelnya pakai Siger jilbab. Dan untuk menghindari ‘kebagolan’ ini kepala, gue pilih siger yang paling kecil. Hehehehe… pinter kan gue??

Nih kayak gini pengantin made in Sanggar Liza. Gambar ini gue ambil dari blog salah satu kliennya SL (muup yah mbak...minta gambarnya. ^^).

sumber: http://lastminutegirl.blogspot.com/2011/01/wedding-review.html

Dan ini yang di majalah Noor:

Hahaha... gede amat gambarnya yak!

Oiya, untuk informasi aja, Sanggar ini juga menyediakan macam-macam upacara adat dan entertainment. Kayak Ngeyeuk Sereuh, Siraman, Sawer, Degung, Celempung, Gamelan, Organ Tunggal, Paket Penyambutan, tari-tarian, Lengser, MC, sampai Chamber Music. Pokoknya lengkap deh! Ada photography dan WO juga kok.

Alamat: Jl. J No. 7 & 29 Kebon Baru Tebet, Jakarta Selatan. Tlp: +62.21.8299280; +62.21.70886588 Fax. : +62.21.83794263.


Okelah kalo begitu, sekian dulu reviewnya. Mudah-mudahan share sekaligus curhat colongan ini bisa bermanfaat buat para capeng.

Sekarang waktunya bismillah, jangan panik, tidur cukup, olahraga, nyalon seminggu sekali (halah!), dan yang paling penting menyiapkan ‘bekal’ untuk membangun bahtera rumah tangga. Bagaimanapun juga, sebuah resepsi itu hanyalah gerbang untuk kita melangkah ke kehidupan yang selanjutnya, yang mungkin akan penuh dengan ujian dan cobaan. Yang terpenting bukan kesuksesan dalam satu hari itu aja, tapi kesuksesan membangun keluarga yang sakinah mawadah warrahmah. Yah tapi kalo bisa semuanya mesti sukses donk…yang sehari maupun yang sepanjang hayat. Hihihi… teteeeeeepp! ^_*


7 komentar:

  1. Kebayanya bagus2, apalagi modelnya cantik2..
    Salam kenal, Salam persohiblogan,
    Salam Bloofer!!! :)

    http://yudhimovic.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Salam kenal,

    wahhhh....banyak juga survei nya yaa....
    kemaren aq cuma menuju 1 tempat ajah, di Roemah Djahit
    hasilnya memuaskan ..... owner juga menyenangkan ....
    Recomended dah utk yang mau buat kebaya.
    bisa dilihat web nya juga ...
    www.roemah-djahit.com

    BalasHapus
  3. Thank you banget mba reviewnya..
    helpful banget..

    BalasHapus
  4. Hello there,

    The above reviews are very useful and Sanggar Liza seems to be my preference too.

    Cheers

    BalasHapus